Google Stadia Dan Perkembangannya Saat Ini

Google Stadia adalah layanan cloud gaming yang dikembangkan dan dioperasikan oleh Google.

Diberitakan bahwa Stadia dapat bermain video game hingga resolusi 4K pada 60 frame per detik dengan dukungan untuk HDR kepada pemain.

Stadia dapat diakses melalui browser Google Chrome di PC, smartphone Samsung, OnePlus, Razer dan Asus, serta tablet Chrome OS dan Chromecast.

Dengan spesifikasi itu semua masa depan gaming menjadi berevolusi, tetapi apakah semua itu dapat kita mainkan di Indonesia?

Ambisi Google Di Dunia Gaming

Pertama kali dikenal dengan nama Project Stream layanan ini memulai debut pertama kali melalui tes Closed Beta yang memainkan Assassin’s Creed Odyssey.

Stadia dipublikasikan pada 19 November 2019 dan layanan ini berkompetisi dengan Playstation Now, Project Xcloud, dan GeForce Now.

Pemain dapat memulai permainan tanpa harus mengunduh konten baru ke perangkat pribadi mereka, dan dapat memilih untuk merekam atau streaming ke YouTube melalui Stadia.

Stadia dapat menggunakan controller USB apa pun, tetapi Google mengembangkan controller sendiri yang terhubung via Wi-Fi langsung ke pusat data Google tempat game berjalan.

Stadia Controller

Layanan ini diluncurkan pada November 2019 di empat belas negara dan saat itu hanya terbatas pada pengguna yang sudah berlangganan.

  • Belgia
  • Kanada
  • Denmark
  • Finlandia
  • Prancis
  • Jerman
  • Irlandia
  • Italia
  • Belanda
  • Norwegia
  • Spanyol
  • Swedia
  • Inggris
  • Amerika Serikat

Pada tahun 2020, Google berencana untuk memperluas Stadia ke lebih banyak negara.

Untuk bisa bermain Stadia, layanan internet yang harus dimiliki pun harus cukup tinggi dan stabil, berikut spesifikasinya

Bandwidth requiredVideo qualityAudio quality
10 Mbit/s720p, 60 FPSStereo
20 Mbit/s1080p HDR Video, 60 FPS5.1 Surround
35 Mbit/s4K HDR Video, 60 FPS5.1 Surround

Ketersediaan Di Indonesia

Sampai saat ini, layanan Stadia belum resmi tersedia di Indonesia dan saat kita membuka halaman Stadia, hanya ada pemberitahuan sebagai berikut

Salah satu alasan yang paling menonjol adalah kecepatan rata – rata internet di Indonesia belum mendukung layanan ini.

Seperti diperlihatkan di atas ada kecepatan minimal untuk bisa bermain di layanan Stadia ini.

Untuk menggunakan layanan ini di Indonesia sepertinya kita masih harus menunggu beberapa lama lagi sampai meningkatnya kualitas internet di Indonesia.

Faktor lain selain internet adalah banyak media lain seperti Playstation, Nintendo Switch, atau Xbox One untuk bermain game tanpa menggunakan internet.

Hal itu menjadi pertimbangan banyak gamers di Indonesia yang masih belum mendapatkan akses internet yang mumpuni.

Apakah kalian tertarik untuk mencoba layanan Stadia saat sudah tersedia di Indonesia?? Yuk komen di bawah.

Untuk artikel menarik lainnya kalian bisa lihat di --> https://www.psegameshop.com/category/community/

Sumber:
CNN
Stadia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

×