Microsoft menutup platform streaming Mixer

Microsoft menutup layanan streaming video game nya yang bernama Mixer setelah perkembangannya gagal memenuhi ekspektasi perusahaan.

Perusahaan mengatakan pada hari senin ini, mereka melanjutkan kerjasama dengan Facebook (FB) dan diadakan transisi dari komunitas streaming Mixer, ke Facebook Gaming.

Bergabung nya 2 perusahaan besar

Kesepakatan ini telah memabawa 2 nama besar di dunia gaming yang bisa menantang Streaming Platform dari Amazon, yaitu Twitch. Perusahaan tidak buka suara, seberapa besar biaya dari kesepakatan ini.

Juru bicara Facebook Drew Symonds mengatakan ini bukanlah merger atau akuisisi. Ini merupakan kerjasama antara dua perusahaan. Dan menambahkan bahwa Facebook Gaming akan memiliki hak untuk merek dagang dan domainMixer. Namun Microsoft akan mempertahankan hak kekayaan intelektual untuk Mixer.

Popularitas Mixer

Mixer, sebelumnya bernama Beam selalu ada di bawah bayang2 platform lain, sejak di pegang oleh Microsoft pada 2016. Tetapi tahun lalu, platform ini menjadi pusat perhatian, saat pemain bintang Fortnite bernama Ninja pindah dari Twitch.

Sampai saat ini, aplikasi ini telah di download sekitar 3.4 juta kali di App Store, maupun Google Play di seluruh dunia, dan menurut estimasi dari mobile app research firm Sensor Tower bahwa angka ini telah menurun sebanyak 23% dari periode yang sama.

Microsoft mengatakan kesepakatan ini merupakan upaya yang lebih luas dari Xbox dan Facebook untuk memberikan pengalaman dan kesempatan baru ke Facebook Gaming yang mempunyai sekitar 700 juta user per bulannya.

Mulai 22 Juli nanti, semua aplikasi dan situs mixer akan di arahkan secara otomatis ke Facebook Gaming, dan para pengguna setianya, atau streamer yang sudah lama berada di Mixer, akan menikmati support secara prioritas, dan juga akan langsung di partner kan dengan Facebook Gaming.

Streamer populer seperti Ninja, King Gothalion, Shroud, dan Ewok sangat sangat di persilahkan untuk bergabung di Facebook Gaming, dan tetap memberikan para streamer ini pilihan tanpa paksaan, apapun pilihan mereka, para penonton tetap butuh konten game mereka.

Bagaimana menurut kalian dengan tutupnya Platform ini?? Yuk komen di bawah
Untuk berita lainnya kalian bisa langsung cek di --> https://www.psegameshop.com/category/community/

Sumber:
edition.cnn.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

×